ASPEK PENTING UNTUK MENJADI PENGUSAHA

Menjadi pengusaha? Siapa yang tidak mau. Bisa mempunyai penghasilan sendiri, bisa mengatur jadwal sendiri, dan yang paling penting bisa membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat. Untuk menjadi pengusaha yang unggul tentu saja diperlukan skill dan keahlian tersendiri.

Dr Deddi Nordiawan, Direktur Wisatahati mengungkapkan, setidaknya ada lima aspek dasar yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha.

Berpikir Lateral dan Paralel

Salah satu kemampuan pebisnis adalah berpikir paralel dan lateral. Berpikir paralel adalah multi tasking. Mau tidak mau, suka tidak suka, berpikir dua atau tiga bahkan tujuh urusan sekaligus pada waktu bersamaan, menjadi skill yang harus dimiliki pengusaha.

Berpikir lateral adalah berpikir beda, sehingga memunculkan terobosan. Tidak linear semata. Bukan sekadar beda, tapi kreatif sehingga muncul inovasi.

“Membangun bisnis adalah membangun manusia. Tidak sekadar membangun kantor, toko atau outlet. Maka, membangun tim dengan benar adalah sebuah keniscayaan. Membangun tidak cukup dengan menerapkan sistem reward dan punishment. Membangun tim harus dengan paradigma membangun manusia. Coaching alatnya,” ungkapnya.

Mrntal

Keteladanan

Coaching terbaik tidak harus selalu yang bisa pandai bicara, yang paling baik adalah sikap keteladanan. Mau tim kerja keras? Kita harus menjadi yang paling kerja keras. Mau tim profesional? Kita harus jadi orang pertama yg bersikap profesional. Inilah salah satu aspek penting bagi pengusaha. Kecakapan membangun tim.

“Hindari mengambil keputusan yang berorientasi jangka pendek. Mungkin di awal, kita membangun bisnis sekadar untuk bisa makan. Namun, ayo besarkan bisnis seperti halnya kita berlari maraton. Cepat tapi tidak tergesa-gesa. Atur nafas,” tuturnya.

Jangan tergiur keuntungan jangka pendek, lalu mengorbankan investasi jangka panjang. Urusan margin misalnya, di kesempatan pertama kita bisa jadi meraup margin besar. Tapi, biarlah kesenangan itu kita bagi dengan pelanggan kita. Biarlah mereka merasakan manfaatnya.

Investasi

Investasi terbaik adalah kredibilitas. Jadikan landasan di semua aktivitas, dalam negosiasi, dalam delivery, dalam segala hal. Ingat jaga kredibilitas. Mungkin “ongkos” kredibilitas memangkas keuntungan kita. Tenang saja. Dalam jangka panjang, itu semua akan kembali berkali lipat. Ingat, kita sedang maraton.

“Bisnis itu seperti menjalankan kendaraan. Aransemen Gas dan Rem harus ciamik betul. Gas teruuuusss, bisa nabrak, hancur. Ngerem terus juga gak ke mana-mana. Kapan ngegas, kapan ngerem akan menentukan kendaraan bisnis berjalan dengan baik,” kata Dr Deddi.

Inovasi produk adalah gas, sambungnya, marketing itu gas. Di sisi lain, anggaran itu rem. Kontrol keuangan juga rem. Jalankan semua secara seimbang

Gerak.

Pengusaha harus punya ilmu meringankan tubuh. Tidak peduli seberat apapun berat badannya. Gerak. Pengusaha harus sering bergerak. Selain proses “membaca”, juga proses silaturahim. Jangan pernah meremehkan The Power of Networking. Kita boleh tidak punya apa-apa, tapi network menjadi pintu untuk punya segala hal.

“Gerak. Bangun simpul-simpul jaringan bisnis kita di banyak tempat dan banyak orang. Bertemu, lalu banyak mendengar. Datangi, lihat, lalu banyak mencatat. Speak Up. Jangan malu untuk bertanya. Bukan supaya gak tersesat di jalan, tetapi sejatinya bertanya adalah metode latihan menggali ide,” tutupnya.

Gerak. Tinggalkan comfort zone.

Ayo segera bergerak mulai dengan belajar jualan dan menjadi reseller disini; http://bit.ly/1RVwabO

Iklan

Komentarmu :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s