BERBISNIS DARI KETERBATASAN… TERNYATA BISA!! – Kisah Nyata Yang Menginspirasi

Ketika acara Milad #SedekahRombongan ke 5 ada sesi sharing dengan kurir relawan. Kisah mbak Shendi Agustya Irflani membuat seisi ruangan menangis haru. Bu Khofifah Mensos yang duduk di samping saya pun berkali-kali menghapus air matanya..

“Anak saya sakit hydrocephalus.. pembesaran kepala berisi cairan yang bocor. Dari Cilacap saya dan suami berangkat ke Jakarta untuk berobat ke RSCM dengan bekal seadanya. Kami hanya ingin anak kami sembuh, namun ternyata pengobatan anak kami butuh waktu lama, tidak hanya satu dua minggu. Ketika di RSCM kami kehabisan biaya sehingga tidak mampu menyewa rumah kos, kami tidur di selasar rumah sakit sementara suami saya bekerja serabutan untuk menambah biaya hidup kami..”

shandi-lamour

Mbak Shendi mulai bercerita, 500 orang yang ada di ruangan itu terdiam..

“Satu ketika uang di dompet tinggal 2000 rupiah, saya harus menahan lapar hari itu. Waktu itu saya sholat sambil nangis memohon pertolongan dari ALLAH.. saya benar-benar terpuruk, anak sakit, jauh dari keluarga, dan bekal habis.. saya pantang meminta-minta pada manusia, hanya ALLAH tempat saya meminta bantuan..”

Suasana makin haru..

“Dalam kondisi kepepet itu saya kaget ketika sedang duduk di selasar rumah sakit ada seorang bapak yang mendekati saya dan menyapa dengan ramah..”

“Ibu sakit apa? Atau keluarga yang sakit? dari mana? Apa yang dibutuhkan saat ini?”

“Bapak itu mengenalkan diri namanya pak Harji dari gerakan #SedekahRombongan, saya kaget sekali ketika bapak itu menyerahkan uang 500 ribu dalam amplop, dan bilang kalau itu uang untuk biaya hidup di rumah sakit. Ya ALLAH inikah pertolonganMu… saya nangis waktu itu, sungguh ALLAH mendengar doa saya.. saya lapar, saya berdoa dan ALLAH langsung memberikan rejekiNya.. ”

Banyak peserta sudah mulai berkaca-kaca..

“Saya tidak mau berdiam diri dengan uang itu, saya harus bisa mencari uang sendiri dan saya tidak mau tangan saya di bawah terus! Uang itu 100 ribu saya buat makan, cukup untuk beberapa kali makan.. yang 400 ribu saya gunakan untuk membeli krupuk ikan di penyetor, terus krupuk itu saya jual keliling di rumah sakit, masya Allah krupuk itu ludes dengan cepatnya.. saya ambil lagi, jual lagi, ambil lagi, jual lagi, teruuus begitu sambil menunggu anak saya yang dirawat di RSCM.. ALLAH memang Maha Kaya, sejak saat itu rejeki dari jualan krupuk ikan cukup untuk makan sehari-hari, bisa bayar kos, bahkan saya bisa menabung..”

Masya ALLAH sampai sini sudah menginspirasi, tapi cerita belum selesai..

“Ada kawan yang menyarankan agar saya berjualan di facebook, saya mulai mengupload krupuk ikan itu… banyak kawan-kawan yang memesan bahkan mereka ambil banyak untuk dijual lagi, kadang sampai malam saya dan suami membungkus krupuk-krupuk itu untuk dikirim besok pagi. Ada pesanan dari Papua juga. Saya juga menjadi reseller salah satu kosmetik, saya upload juga di facebook.. pesenan juga terus berdatangan dari berbagai kota, Alhamdulillaaah…”

photo_2017-01-25_09-53-43

“Mencari Jalan Pulang” Kisah menggetarkan hati para pejuang Anti Riba. Klik Gambar untuk Order Bukunya Sekarang!

Selesai? Beluum…

“Ketika dulu saya dalam kondisi terpuruk saya dibantu #SedekahRombongan, sekarang saya sudah punya usaha sendiri, omzet sebulan minimal 30 juta, saya bertekad untuk gantian saya yang memberi.. saya bergabung menjadi kurir relawan di #SR, dan tiap bulan sebagian dari keuntungan saya jualan krupuk dan kosmetik selalu saya sedekahkan untuk mereka yang juga bernasib seperti saya dulu.. keluarga sakit, dan butuh dana untuk bertahan hidup di Jakarta… saya begitu bahagia ketika bisa bersedekah, sambil merawat anak saya yang sakit ternyata saya juga bisa bermanfaat untuk sesama… ”

Seisi ruangan banjir airmata..

Ini pelajaran mahal dan jadi contoh untuk siapa saja yang sedang di bawah.. habis-habisan karena keluarga sakit, atau terjerat utang bertahun-tahun.. bersandarlah kepada ALLAH Yang Muahaaa Kaya!
Yang Muaaahaa Berkuasa!
Sungguh pertolongan ALLAH sangat dekat bagi mereka yang percaya dan mau MENDEKAT padaNya..

shandi-lamour-piagam

 

Kisah mbak Shendi ini menginspirasi banyak orang, pantas jika sebuah stasiun televisi pernah memberinya award Inspirasi Indonesia “Pantang Menyerah”..

Oh iya.. bagi yang ingin mendengar dan melihat cuplikan kisah mbak Shendi langsung, bisa lihat nanti malam, Jumat 20 Januari jam 20.00 dan besok Sabtu siang jam 13.00 di acara Kick Andy…

Insya ALLAH saya ikut menemani..
@Saptuari

Iklan

Komentarmu :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s